Welcome ...

Welcome ...

Rabu, 18 Februari 2015

Sedikit berbagi tentang Diabetes Melitus (DM) pada Hewan.



Penyakit metabolisme ini sedang marak menyerang manusia, dan siapa sangka ternyata DM juga dapat menyerang anjing atau kucing kesayangan kita.
 
DM merupakan penyakit metabolik dimana tubuh tidak dapat atau gagal menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Ada 2 tipe DM yang dapat menyerang hewan, yaitu DM tipe 1 dimana tubuh mengalami gangguan dalam memproduksi insulin yang disebabkan oleh rusaknya pankreas, dan DM tipe 2 dimana insulin yang dihasilkan tubuh tidak cukup atau tidak merespon untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah biasanya terjadi pada hewan yang obesitas dan juga pada hewan yang kurang berolahraga. Selain kedua tipe tersebut juga ada tipe sekunder dimana kadar gula dalam darah meningkat namun bukan dalam kondisi diabetes, biasanya terjadi akibat gangguan hormon, terutama pada hewan betina.
 
Ada beberapa tanda atau gejala yang nampak pada hewan yang menderita DM antara lain, , banyak kencing, banyak makan, banyak minum namun berat badan mengalami penurunan secara drastis, bila hewan kesayangan kita mengalami gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera dibawa ke dokter hewan agar dilakukan pemeriksaan lengkap dan sesegera mungkin, karena penanganan yang tepat sangat dibutuhkan untuk menstabilkan kadar gula dalam darah.
 
Pengobatan untuk DM membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit bahkan pada anjing kerusakan pankreas sering kali bersifat permanen sehingga kelangsungan hidup anjinjg tersebut akan sangat bergantung pada obat. 

Maka dari itu lebih baik mencegah bukan, berikut tips mencegah DM :
1. Pemilihan hewan untuk di adopsi
Saat kita memutuskan untuk memelihara salah satu breed anjing atau kucing, kenal dan pelajarilah dengan baik mengenai kelebihan dan kekurangan dari breed tersebut termasuk resiko penyakit yang ada seperti anjing jenis Samoyed yang memiliki resiko tinggi terhadap DM sedangkan Golden Retriver memiliki resiko rendah untuk terkena DM. DM bersifat genetis jadi sebisa mungkin galilah seluk beluk kesehatan dan penyakit dari leluhur hewan kesayangan yang akan kita adopt tersebut.
 
2. Perhatikan dengan baik perawatannya
Jagalah kesehatan hewan kesayangan seperti merawat anggota keluarga kita, hindarkan mereka dari stres serta perhatikan dengan benar kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan nutrisi tiap hewan sangat bervariasi dan jelas berbeda dengan manusia. Ajaklah hewan kesayangan untuk berolah raga secara rutin, selain dapat menghilangkan stres pada hewan, juga dapat menjaga berat badan hewan agar tetap stabil dan tidak obesitas. Anjing obesitas memiliki resiko yang tinggi terkena banyak sekali penyakit termasuk DM.

Percayalah, memelihara hewan kesayangan sangat menyenangkan, perawatan dan pemeliharaan tidak akan membutuh biaya yang mahal bila kita tau betul akan kebutuhan hewan yang kita pelihara dan selalu ingat untuk memilih spesies dan breed hewan untuk dipeliharan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.

Salam Panda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar