Salah satu virus paling ditakuti dog owner yaitu
Canine Distemper. Virus mematikan ini telah banyak menelan korban terutama
puppies usia 3-8bulan. Mari kita kenal penyakit viral ini lebih dekat, semakin
banyak kita tahu semakin besar kemungkinan kita dapat terhindar dari bahayanya.
Gejala yang nampak dari infeksi virus ini dibagi
menjadi empat tahap, yaitu kulit, pernafasan, pencernaan, serta saraf. Pada
awal infeksi, tubuh dari anjing melakukan pertahanan pertama yang berdampak
pada munculnya bentukan seperti jerawat di sekitar perut serta penebalan pada
tapal kaki, bila muncul gejala seperti ini secara tiba-tiba pada anjing kita
dirumah, segeralah konsultasikan pada dokter hewan, karena bila anjing dapat
ditangani pada tahap ini, kemungkinan sembuh dari canine distemper sangatlah
besar.
Tahap berikutnya biasanya terjadi hampir
bersamaan yaitu pernafasan dan pencernaan. pada tahap ini virus telah melakukan
replikasi atau perkembang biakan yang terjadi di saluran pernafasan. Gejala
yang muncul biasanya anjing menunjukkan kesulitan bernafas, penurunan nafsu
makan, diare sampai diare berdarah dan muntah. Penanganan intensif yang baik
dan benar oleh dokter hewan sangat diperlukan pada tahap ini, karena resiko
kematian akibat dehidrasi, malnutrisi serta serangan infeksi sekunder sangatlah
besar.
Setelah terhindar dari tahap pencernaan, virus
ini tidak menyerah begitu saja, mereka akan menempel pada saraf, sehingga
seringkali menimbulkan kejang dan inkoordinasi, bahkan pada kasus terburuk
dapat menyebabkan luka pada sistem saraf pusat. Pada tahap ini, anjing akan
terinfeksi secara permanen dan menjadi pembawa dari virus canine distemper dan
sebaiknya tidak dikawinkan atau dijadikan indukan.
Canine distemper memang merupakan penyakit yang
mematikan tapi bukan berarti tidak dapat ditanggulangi. Percayakan pengobatan
pada dokter hewan sesegera mungkin, penanganan yang cepat dan tepat dapat
mempertinggi kemungkinan sembuh.
Untuk mencegah agar terhindar dari canine
distemper Panda Pethouse memiliki beberapa saran.
1. Pemilihan anjing untuk diadopsi
Adopsilah anjing dari kennel atau breeder yang jelas dan memiliki komitmen untuk menjaga kualitas kesehatan fisik maupun genetiknya. Pastikan memilih anjing yang sehat, sudah tervaksinasi oleh dokter hewan dan yang pasti sesuai dengan kemampuan pelihara kita.
2. Jaga kesehatan anjing kita
Lakukan vaksinasi dan pemeriksaan rutin di dokter hewan. Jaga kebersihan kandang serta tempat makan dan minum, hindarkan anjing kita dari stress dan cegah anjing untuk kontak dengan anjing sakit serta jaga kebersihan diri kita terutama setelah kontak dengan anjing sakit.
3. Desinfektan kandang
Desinfektan dapat disemprotkan di sekitar kandang secara rutin 2-4 minggu sekali dan segera lakukan strerilisasi kandang setelah terjadi kasus anjing sakit.
4. Makanan yang sehat dan sesuai
1. Pemilihan anjing untuk diadopsi
Adopsilah anjing dari kennel atau breeder yang jelas dan memiliki komitmen untuk menjaga kualitas kesehatan fisik maupun genetiknya. Pastikan memilih anjing yang sehat, sudah tervaksinasi oleh dokter hewan dan yang pasti sesuai dengan kemampuan pelihara kita.
2. Jaga kesehatan anjing kita
Lakukan vaksinasi dan pemeriksaan rutin di dokter hewan. Jaga kebersihan kandang serta tempat makan dan minum, hindarkan anjing kita dari stress dan cegah anjing untuk kontak dengan anjing sakit serta jaga kebersihan diri kita terutama setelah kontak dengan anjing sakit.
3. Desinfektan kandang
Desinfektan dapat disemprotkan di sekitar kandang secara rutin 2-4 minggu sekali dan segera lakukan strerilisasi kandang setelah terjadi kasus anjing sakit.
4. Makanan yang sehat dan sesuai
Berilah makanan atau dogfood yang sesuai dengan kebutuhan anjing kita yaitu
umur, berat badan dan aktivitas.
Semoga bermanfaat,
drh. Made D. Windiyawan
drh. Made D. Windiyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar